Bukittinggi — Tim IV Safari Ramadan Pemerintah Kota Bukittinggi pada hari terakhir pelaksanaan kunjungan Ramadan mengunjungi Masjid Al Muthatahirin, Jalan Saaduddin Jambek No.90, Kelurahan Pulai Anak Air, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Selasa 3 Maret 2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim IV Safari Ramadan yang juga Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Djamaludin, SH., MH beserta rombongan. Turut hadir anggota DPRD Kota Bukittinggi Ibra Yasser dan Dedi Patria, camat, lurah, ninik mamak, cadiak pandai serta masyarakat setempat.
Sebelum rangkaian safari dimulai, jamaah terlebih dahulu melaksanakan salat Isya dan Tarawih berjamaah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah keagamaan yang mengangkat tema adab di masjid dan pentingnya pembinaan akhlak selama bulan suci Ramadan.
Dalam tausiahnya, penceramah mengingatkan jamaah tentang pentingnya menjawab salam sebagai bagian dari adab seorang muslim. Ia juga menekankan bahwa Ramadan merupakan bulan latihan untuk memperbaiki diri, melatih kesabaran dalam beribadah serta menahan diri dari perbuatan maksiat.

Disampaikan pula bahwa kesabaran memiliki tiga bentuk utama, yakni sabar dalam ketaatan kepada Allah SWT, sabar ketika kehilangan sesuatu yang dicintai, serta sabar saat menghadapi musibah dan ujian kehidupan.
Pengurus Masjid Al Muthatahirin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tim IV Safari Ramadan yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran untuk hadir bersilaturahmi bersama masyarakat.
Ketua Tim IV Safari Ramadan, Kajari Bukittinggi Djamaludin, SH., MH dalam sambutannya memperkenalkan seluruh anggota tim kepada jamaah. Ia menyebutkan bahwa kegiatan Safari Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kunjungan Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi wadah memperkuat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat, ” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar menjadikan bulan Ramadan sebagai momentum meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta bersama-sama menjaga lingkungan dari berbagai bentuk kejahatan maupun perbuatan asusila.
“Kita berharap selama bulan Ramadan ini masyarakat dapat meningkatkan iman dan takwa, serta bersama menjaga nagari agar terhindar dari perbuatan yang melanggar norma agama dan hukum, ” tegasnya.
Selanjutnya, Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, memaparkan berbagai program prioritas Pemerintah Kota Bukittinggi di berbagai sektor pelayanan masyarakat.
Di bidang pendidikan, Pemko Bukittinggi telah menjalankan program bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP berupa baju, celana, sepatu hingga tas sekolah guna meringankan beban orang tua.

“Program ini bertujuan membantu masyarakat sekaligus memastikan anak-anak tetap semangat menempuh pendidikan, ” jelas Rismal Hadi.
Pada sektor keagamaan, pemerintah daerah terus menggiatkan Program Surau Gemilang melalui kegiatan Subuh berjamaah yang melibatkan anak bersama orang tua untuk memperkuat pendidikan karakter dan nilai keagamaan sejak dini.
Di bidang kesehatan, Pemko Bukittinggi menghadirkan layanan angkutan gratis dari Puskesmas menuju RSUD bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu. Selain itu, layanan BPJS Kesehatan di Bukittinggi telah mencapai Universal Health Coverage (UHC), sehingga masyarakat yang belum terdaftar tetap dapat memperoleh layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP.
Terkait infrastruktur, Sekda menjelaskan bahwa kerusakan jalan di jalur bypass merupakan kewenangan pemerintah pusat karena termasuk jalan nasional. Meski demikian, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi agar perbaikan dapat segera dilaksanakan.
Ia juga menyampaikan bahwa penanganan banjir di sejumlah kawasan seperti Mandiangin, Koto Selayan hingga Bandar Tambuo mulai menunjukkan hasil setelah dilakukan normalisasi dan penggalian drainase.
Di sektor pelayanan air bersih, pemerintah pusat telah mengalokasikan bantuan sebesar Rp42 miliar untuk peningkatan layanan PDAM yang akan ditindaklanjuti melalui perbaikan sistem distribusi air kepada masyarakat.
Selain pembangunan fisik, Pemko Bukittinggi juga terus menghidupkan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat melalui berbagai event daerah, nasional hingga internasional, termasuk rangkaian kegiatan di kawasan Jam Gadang serta peringatan 100 Tahun Jam Gadang yang melibatkan interaksi budaya dari puluhan negara.
Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah membuka ruang aspirasi masyarakat serta menegaskan komitmen pemberian bantuan operasional masjid sebesar Rp9 juta setiap tahun.
Sebagai bentuk dukungan kegiatan keagamaan selama Ramadan, Pemko Bukittinggi juga menyerahkan bantuan secara simbolis berupa honor penceramah sebesar Rp300 ribu per malam selama 30 hari atau senilai Rp9 juta.
Kegiatan Safari Ramadan kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan kepada pengurus Masjid Al Muthatahirin serta silaturahmi antara jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat setempat. (Lindafang)

Updates.