BUKITTINGGI, – Pacu Kuda Wisata Derby kembali menjadi agenda tahunan yang rutin digelar dua kali dalam setahun di wilayah Bukittinggi dan Kabupaten Agam. Event ini tidak hanya menjadi ajang olahraga berkuda, tetapi juga menjadi daya tarik wisata unggulan yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
Dalam rangka mematangkan persiapan, panitia menggelar rapat finalisasi yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias serta perwakilan Bupati Agam melalui Asisten I. Rapat tersebut membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan agar kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses.Rabu, 22/04/26
Selain itu, kegiatan pacu kuda turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Kapolda Sumatera Barat, Direktur Semen Padang, serta unsur Forkopimda dan pihak terkait lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan event Pacu Kuda Wisata Derby.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menegaskan pentingnya kesiapan panitia dalam menyelenggarakan event berskala besar ini. Ia berharap seluruh persiapan telah dilakukan secara matang sehingga tidak ada lagi kekurangan yang dapat mengganggu jalannya kegiatan.
“Melalui rapat finalisasi ini, kita berharap seluruh panitia benar-benar siap, baik dari sisi teknis, keamanan, maupun kenyamanan pengunjung, sehingga pelaksanaan Pacu Kuda Wisata Derby berjalan sukses tanpa kendala berarti, ” ujar Ramlan.
Lebih lanjut, dalam rapat tersebut juga dibahas mekanisme pembagian hadiah bagi para pemenang. Ramlan menekankan bahwa hadiah akan diberikan melalui transfer langsung ke rekening masing-masing pemenang, bukan secara tunai. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan.
Disebutkan pula bahwa sumber pendanaan kegiatan ini berasal dari gabungan tiga sektor keuangan, yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten/kota, APBD provinsi, serta dana pokok pikiran (pokir) dari anggota legislatif. Sinergi pembiayaan ini diharapkan mampu mendukung pelaksanaan event secara maksimal.
Sementara itu, jumlah kuda yang akan berlaga dalam Pacu Kuda Wisata Derby tahun ini diperkirakan mencapai 80 ekor. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya antusiasme peserta dari berbagai daerah untuk ikut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.
Pacu Kuda Wisata Derby tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pelestarian tradisi dan budaya Minangkabau yang telah diwariskan secara turun-temurun. Selain itu, event ini juga berdampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan Pacu Kuda Wisata Derby tahun ini dapat berlangsung lebih meriah, tertib, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.(**)
(*)
