Bukittinggi-Suasana khidmat menyelimuti Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi pada Selasa, 17 Februari lalu. Di sanalah, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, memimpin langsung rapat evaluasi yang sangat krusial. Agenda utamanya adalah mengupas tuntas program unggulan kota dan performa seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menjadi tulang punggung pelayanan publik.
Tiga fokus utama menjadi sorotan dalam pembahasan bergengsi ini: persiapan matang menyambut bulan suci Ramadhan, laporan komprehensif mengenai pelaksanaan 16 program unggulan oleh masing-masing SKPD, serta pemaparan kinerja detail dari setiap perangkat daerah.
“Laporan tidak hanya sebatas kegiatan yang tertuang dalam DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran), tetapi juga aktivitas di luar DPA, termasuk bagaimana kita menyelesaikan persoalan masyarakat di lapangan, ” tegas Wali Kota Ramlan Nurmatias, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas.
Beliau melanjutkan, “Harus diketahui apa yang dilakukan oleh masing-masing SKPD. Laporan harus disusun secara berkala dan berorientasi pada hasil yang nyata. Progres program harus menunjukkan perbaikan konkret, bukan sekadar rutinitas administratif semata. Oleh karena itu, pembahasan difokuskan pada program prioritas serta kendala pelaksanaannya agar program unggulan berjalan efektif.”
Menjelang momen sakral Ramadhan dan Idul Fitri, Wali Kota juga berpesan agar seluruh SKPD menunjukkan sinergi dan dukungan aktif terhadap kegiatan pemerintah. Beliau juga mendorong publikasi program-program unggulan melalui media massa dan media sosial, yang tentunya akan dikoordinasikan bersama Dinas Kominfo.
Setiap kepala SKPD pun bergantian memaparkan jalannya program unggulan, termasuk tantangan yang dihadapi, realisasi kegiatan prioritas tahun 2026, serta inisiatif non-DPA yang berdampak langsung pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat.(Lindafang).

Updates.